Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah sebagai Penguatan Praktik Keagamaan di Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir Bengkalis

Authors

  • Nova Yanti STAI Hubbulwathan Duri
  • Abdul Ghofur STAI Hubbulwathan Duri
  • Ela Dita STAI Hubbulwathan Duri
  • Ahmad Khodir STAI Hubbulwathan Duri

DOI:

https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3048

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam praktik keagamaan sangat esensial untuk menjembatani antara ajaran normatif dan realitas sosial di wilayah perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat—khususnya ibu-ibu PKK—melalui pelatihan penyelenggaraan jenazah (Fardhu Kifayah) di Desa Buluh Apo. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif (participatory community empowerment) yang dibagi ke dalam lima tahapan: observasi awal, sosialisasi materi, demonstrasi, simulasi praktik, dan evaluasi. Data evaluasi dikumpulkan melalui wawancara, observasi praktikum, dan refleksi peserta, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep fardhu kifayah (dari 35% menjadi 90%), keterampilan pengkafanan (dari 20% menjadi 85%), pemahaman salat jenazah (dari 30% menjadi 88%), dan kepercayaan diri peserta (dari 25% menjadi 87%). Kebaruan (novelty) pengabdian ini terletak pada model pemberdayaan tiga komponen—transfer pengetahuan, transfer keterampilan, dan penguatan kepercayaan diri—yang difokuskan pada kelompok perempuan perdesaan guna memperkuat kemandirian keagamaan.

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Yanti, N., Ghofur, A. ., Dita, E. ., & Khodir, A. . (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah sebagai Penguatan Praktik Keagamaan di Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir Bengkalis. Journal Of Human And Education (JAHE), 6(5), 827–832. https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3048