Pemberdayaan Kelompok PKK Dalam Mengelolah Umbi Keladi Di Desa Sindangkasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v4i5.1561Abstract
Di Desa Sindangkasih, usaha pengolahan umbi keladi masih dilakukan secara sederhana. Petani belum menggunakan mesin pengolah, masih mengandalkan pada kekuatan fisik dan tidak diproduksi secara terus menerus (intensif). Namun, pengembangan dan pembudidayaannya memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga karena umbi keladi tersedia untuk semua orang, selain itu bisnis olahan pangan merupakan bisnis yang paling mudah untuk dilakukan inovasi didalam penyajiannya. Permasalahan pengolahan keladi Desa Sindangkasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan antara lain skala usaha kecil, produksi kecil, biaya transportasi tinggi, pengolahan tradisional, sistem pemasaran yang langsung ke pasar serta belum terlaksananya pemanfaatan dan penggunaan teknologi tepat guna dalam pengolahan keladi, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat yang ada salah satunya kelompok wanita PKK. Metode pelaksanaan PKM pada kelompok PKK di Desa Sindangkasih dilakukan dalam 2 (dua) aspek kegiatan yaitu kegiatan yang bersifat non fisik meliputi bimbingan teknis dan penyuluhan dan kegiatan yang bersifat fisik meliputi pelatihan budidaya keladi sebagai upaya keberlanjutan usaha, pemberian mesin produksi, pemberian mesin pengemasan serta pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran ternak dalam budidaya keladi. Hasil dari kegiatan ini adalah Penyuluhan; Bimbingan Teknis; Pelatihan dan pendampingan dalam inovasi pengelolahan produk keladi kompetensi dan keterampilan anggota kelompok PKK Sindangkasih.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 La Ode Abdul Manan, Hastian, Ridha Taurisma Lajaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






